Belajar Pembelajaran

 

BAB 1

PENDAHULUAN

 

1.1  LATAR BELAKANG MASALAH

 

Belajar adalah sesuatu yang menyegarkan. Jadi hadapi dengan penuh keceriaan dan hati bahagia, anggap buku tebal-tebalmu itu seperti sebuah novel petualangan yang sangat seru, buku cerita yang amat menantang, dan games yang sulit dipecahkan sehingga bersemangat.

Dalam belajar yang baik / cara belajar yang efektif efi­sien, yang menjadi pokok pangkal pertama ialah adanya suatu keteraturan, baik dalam belajar, mencatat ataupun menyimpan alat-alat perlengkapan untuk belajar.

Menurut MacLean, otak manusia memiliki tiga bagian dasar yang seluruhnya dikenal sebagai triune brain atau three in one brain (dalam Mu’tadin, 2002). Bagian pertama adalah batang otak, bagian kedua sistem limbik dan bagian ketiga adalah neokorteks. Ketiga-tiganya harus diperhatikan dalam proses belajar, karena kesemuanya memiliki fungsi yang saling berkaitan dalam mempertahankan informasi yang telah diterima oleh indera manusia.

“buat apa saya belajar?, setiap hari saya belajar tapi nilai saya tetap jelek, setiap hari saya belajar tetapi pada waktu ujian saya masih mengalami kesulitan”. Ungkapan seperti ini sering kita dengar dari para siswa di sekolah. Kenapa keluhan-keluhan seperti ini selalu dialami oleh para siswa, salah satu penyebabnya adalah cara belajar siswa yang belum memenuhi kaedah-kaedah belajar efektif. Kebanyakan para siswa belajar dengan kondisi yang tidak menyenangkan, emosi yang negatif, tidak mengenali gaya belajarnya, dan kebanyakan siswa kurang memperhatikan pengaruh kondisi fisik terhadap kerja otak, sehingga informasi yang diterima tidak dapat tersimpan dengan baik dalam ingatan.

 

Bobbi De Porter & Mike Hernacki (2003) dalam Quantum Learning menegaskan akan pentingnya memperhatikan emosi, kondisi fisik & lingkungan saat belajar karena hal itu dapat mempengaruhi kemampuan otak dalam menyimpan informasi yang diterima.

 

1.2    RUMUSAN MASALAH

1.    Apa yang dimaksud dengan belajar yang baik dan efisien ?

  1. Bagaimana  cara belajar yang baik dan efisien ?
  2. Bagaimana mengatur jadwal belajar yang baik dan efisien?

 

1.3    TUJUAN

Makalah  ini di laksanakan untuk mencapai tujuan sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui maksud belajar yang baik dan efisien.
  2. Untuk mengetahui teknik belajar yang baik dan efisien.
  3. Untuk mengetahui manfaat belajar yang baik dan efisien

1.4 MANFAAT

Hasil makalah ini akan memberikan manfaat dalam proses Belajar Pembelajaran yaitu :

  1. Memberikan pengetahuan tentang belajar yang baik dan efisien
  2. Memberikan pengetahuan tentang teknik belajar yang baik dan efisien
  3. Meningkatkan efektifitas Belajar Pembelajaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

 

PEMBAHASAN

 

 

2.1  BELAJAR YANG BAIK DAN EFISIEN

 

Belajar adalah proses perubahan tingkah laku yang terjadi pada diri seseorang dari tidak tahu menjadi tahu,dari tidak dapat menjadi dapat dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. Belajar dikatakan sebagai suatu proses karena perubahan tingkah laku yang terjadi melalui suatu tahapan-tahapan yang pada akhirnya menjadi suatu hasil belajar. Misalnya: Seorang anak yang ingin dapat berjalan, maka ia mulai dilatih oleh orangtua, merangkak, berdiri,dituntun untuk mulai melangkah yang pada akhirnya si anak bisa mulai berdiri dan mulai sedikit demi sedikit melangkahkan kakinya dan kemudian ia mulai dapat berjalan dengan sempurna.

Demikian juga bila seorang siswa ingin mengetahui,dapat serta memahami sesuatu dengan baik maka ia harus melalui proses yang disebut proses belajar. Proses belajar akan menghasilkan perubahan yang bersifat “Intensional (disengaja)”,positif,aktif,efisien,efektif dan fungsional.

Dalam belajar yang baik / cara belajar yang baik dan efi­sien, yang menjadi pokok pangkal pertama ialah adanya suatu keteraturan, baik dalam belajar, mencatat ataupun menyimpan alat-alat perlengkapan untuk belajar.

 Asas lain cara belajar yang baik dan efisien ialah disiplin. Dengan jalan berdisiplin untuk melaksanakan pedoman-pedoman yang baik dan efisien di dalam usaha belajar, barulah seseorang mempunyai cara belajar yang baik. Karena berdisiplin selain akan membuat seseorang memiliki kecakapan mengenai cara belajar yang baik dan efisien juga merupakan suatu proses kearah pembentukan watak yang baik yang akan menciptakan pribadi yang luhur. Dengan demikian cara belajar yang baik dan efisien adalah suatu kecakapan yang dapat dimiliki seseorang dengan jalan latihan.

 

            Setiap orang yang sedang menuntut ilmu harus melakukan konsentrasi dalam belajarnya, karena tanpa konsentrasi dalam belajarnya, tak mungkin berhasil menguasai   pelajaran  yang  diberikannya.   Konsentrasi   adalah   pemusatan pikiran terhadap suatu hal dengan menyampaikan semua hal lainnya yang tidak berhubungan. Selain keteraturan, disiplin dan konsentrasi masih ada satu hal lagi yang perlu dijadikan pedoman, yaitu perpustakaan, sebab tidak ada belajar yang dapat dilaksanakan tanpa bacaan dan gudang bacaan itu hanya terdapat dalam perpustakaan .

Perlunya pemakaian kepustakaan sebab tidak ada belajar yang dapat dilaksanakan tanpa buku bacaan, minat baca untuk meningkatkan prestasi belajar.

 

2.2  CARA BELAJAR YANG BAIK DAN EFISIEN

Tentu, belajar juga ada cara-caranya, dan setiap orang pasti berbeda-beda. Beberapa poin emas tips belajar yang baik dan efisien :

  1. Hari pertama sekolah, ulang kembali pelajaran yang didapat. Baca secara singkat pelajaran yang akan diajarkan esok hari buat kerangkanya saja. Begitu pelajaran itu diterangkan esoknya, kamu sudah punya gambaran. Dan sepulang sekolah kamu tinggal mengulang untuk  bikin kesimpulan atau ringkasan.
  2. Usahakan untuk konsentrasi penuh saat guru mengajar di dalam kelas.
  3.  Mengetik atau menulis kembali pelajaran yang telah diajarkan juga akan membantu, karena sama saja dengan membaca.
  4. Setelah membaca ulang pelajaran, cobalah buat kesimpulan dengan kalimatmu sendiri. Ini akan membantu agar materi tersebut membekas tajam dalam memorimu.

 

 

 

 

  1. Mengulang pelajaran tidak harus membaca atau menulis ulang pelajaran tapi bisa juga dengan mengajari teman tentang materi yang baru saja diulang. Nah, jangan ragu atau pelit untuk berbagi ilmu dengan teman, ingat ilmu itu semakin dibagi akan semakin bertambah. Tidak seperti uang. Tambahan, menurut penelitian, kita akan mengingat 5% dari yang kita dengar, 10% dari yang kita baca, 20% dari yang kita dengar-baca, 30% dari yang diperagakan, 50% dari diskusi kelompok, 75% dari yang kita latihan/praktek, 90% dari yang kita ajarkan. Jadi mari berlomba-lomba duluan belajar, sehingga bisa mengajari teman.
  2.  Hindari belajar mendadak sebelum ulangan karena kurang efektif. Usahakan agar waktu belajar saat persiapan mau ulangan tidak terlalu mepet.
  3.  Jangan lupa untuk selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.
  4.  Siang hari adalah waktu yang tepat untuk belajar. Jika pada pagi hari kita konsentrasi untuk belajar di sekolah. Maka pergunakanlah waktu sepulang sekolah untuk megulang kembali pelajaran karena pikiran masih fresh. Dan pada malam harinya gunakan untuk aktifitas belajar yang agak ringan, atau mengerjakan pekerjaan ruimah. Yang terpenting, hindari begadang, karena dampaknya kurang baik bagi kesehatan.
  5. Badan yang capek akan tidak baik bagi otak kita. Selain itu konsentrasi juga sulit tercapai. Sebaiknya libur dulu dari acara yang akan menguras stamina kita sehari menjelang ujian.

 

 

  1.  Usahakan saat belajar untuk serileks mungkin, kalau bisa sambil ditemani musik. Musik klasik semacam Mozart atau Beethoven atau mungkin bacaan ayat-ayat suci , mungkin bisa dijadikan pilihan. Musik dan juga bacaan ayat suci akan bisa menambah semangat kamu. Atau jika kamu tipe orang yang susah konsentrasi jika tidak di tempat sepi sebaiknya belajar tanpa ditemani musik.
  2.  Jika kamu ingin menghapal, misalnya UUD atau semacamnya, sebaiknya dilakukan menjelang tidur. Karena disaat tersebut kamu akan lebih mudah ingat akan sesuatu yang kamu pelajari saat bangun pagi harinya. Usahakan tidur dalam kondisi REM (dengan pencahayaan sedikit), sehingga otak kita juga ikut istirahat.
  3. Belajar Kelompok, Bosan belajar sendirian? Coba saja belajar secara kelompok bareng teman. Dengan belajar kelompok kegiatan belajar akan menjadi sangat menyenangkan karena ada temannya. Belajar secara kelompok sebaiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar bisa termotivasi dan ketularan pintar.
  4.  Selalau Disiplin Dan Tekun Dalam Belajar

Yang penting di sini adalah kualitas belajarnya. Walaupun hanya 1-2 jam sehari tapi kalau di lakukan setiap hari pasti akan lebih baik dari pada belajar dalam waktu yang sangat lama pada waktu tertentu saja. Misalnya hanya belajar kalau ada ulangan atau ujian saja.

  1. Mind Mapping

Menurut penelitian, mind mapping menyesuaikan dengan jalan pikiran otak kita yang menyebar, dan garis-garis hubung menunjukkan syaraf-syaraf otak untuk meneruskan informasi ke bagian memori jangka pendek. Jika dirasa perlu otak akan melanjutkan ke jangka panjang. Bahkan jika di ulang-ulang dan sering dilihat-lihat hasil mid mappingnya. Otak bagian alam bawah sadar akan aktif, dan saat Anda membutuhkan informasi tersebut, dengan mudah bisa kita sampaikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Macam-Macam Gaya Belajar

  1. Gaya Belajar Visual

Gaya belajar visual menekankan pada indera pengalihatan yaitu mata. Seseorang yang menyenangi gaya visual ini mereka cenderung tertarik pada pelajaran yang menggunakan metode visual. Misalnya : Adanya Slide, Film,video serta LCD Monitor. Dengan adanya gambar-gambar visual tersebut maka ketangguhan otak untuk menyimpan memori semakin tangguh.

Adapun strategi untuk memperkuat belajar visual adalah sebagai berikut :
Pilih materi-materi pelajaran yang bernuansa visual
Gunakan warna-warna untuk menandai hal-hal yang penting
Bacalah buku-buku literatur yang berilustrasi
Gunakan multi media, misalnya; komputer,laptop,video

 

 

 

 

  1. Gaya Belajar Auditorial

Gaya belajar jenis ini adalah menekankan pada alat indera kita yaitu telinga sebagai alat pendengaran. Mereka akan lebih berhasil dalam belajarnya apabila materi pelajaran itu didengar berulang-ulang melalui media audio.

Adapun strategi yang dilakukan agar mempermudah belajar auditorial adalah sebagai berikut :

ü  Berpartisipasi dalam kegiatan diskusi,baik di dalam kelas maupun di luar

ü  Merekam resume materi pelajaran pada media audio

ü  Mendiskusikan setiap ide secara verbal

 

  1. Gaya belajar Kinestetis

Gaya belajar jenis ini menekankan pada kemampuan psikomotorik yaitu adanya gerakan,sentuhan,ketrampilan dari anggota badan dalam melakukan suatu kegiatan belajar. Sehingga metode praktik langsung dari materi yang diterangkan akan semakin mempertangguh memori dalam otak.

 

Adapun strategi untuk mempermudah belajar Kinestetis adalah sebagai berikut :

ü  Perlu melakukan praktik dengan pengawasan instruktur/pelatih

ü  Melakukan praktik sendiri tanpa pengawasan instruktur / pelatih agar
       dapat lebih berani mengeksplorasi diri

ü  Menyiapkan sarana dan prasarana praktik yang disesuaikan dengan
       situasi dan kondisi.

 

 

 

 

 

2.3  CARA MENGATUR JADWAL BELAJAR YANG BAIK DAN EFISIEN

Pengaturan Waktu

       Pengaturan waktu adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain.

       Pedoman:

ü  Perhatikan waktumu

ü  Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu

ü  Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu d dengan sia-sia.

ü  Ketahuilah kapan kamu produktif

       Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk

ü  Membuat daftar “Kerjaan”. Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya

ü  Membuat jadwal harian/mingguan. Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel kronologis. Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok. Merencanakan jadwal yang lebih panjang

ü  Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu.

ü  Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman

 

 

 

 

 

 

 

Rencana Jadwal Belajar yang Baik dan Efisien

  • • Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburanBeri
  • • Prioritaskan tugas-tugas
  • • Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas
  • • Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas
    • • Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24    jam tanpa review.
    • • Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar
    • • Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar
    • • Rencanakan juga “deadline”. (batas waktu)
    • • Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari.
    • • Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan
    • • Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

3.1    KESIMPULAN

       Dari pembahasan diatas tentang arti, macam-macam dan cara pengaturan belajar yang baik dan efisien dapat kami simpulkan bahwa belajar merupakan suatu proses kontinu yaang membutuhkan berbagai macam cara dan strategi dalam mempelajarinya. Untuk belajar yang baik dan efisien kita harus mengetahui gaya-gaya belajar yang sesuai dengan diri kita seperti Gaya Visual, Auditorial atau Kinestesis. Dan cara pengaturan jadwal belajar yang tepat agar apa yang kita pelajari bisa terserap dan bermanfaat secara maksimal.

 

3.2    SARAN

     Dengan menjelaskan pengertian,mcam-macam, dan cara pengaturan jadwal yang tepat dalam belajar yang baik dan efisien diharapkan sebagai calon orang tua dan guru kita bisa memahami karakter anak dan peserta didik dalam memberikan dan mengarahkan cara belajar yang sesuai kepada mereka. Setelah memahami penjelasan diatas baik antara orang tua dan anak atau guru dan peserta didik dapat bekerjasama dalam rangka menciptakan belajar yang baik dan efisien agar apa yang mereka pelajari bisa terserap secara maksimal dan berguna baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

DAFTAR PUSTAKA

 

DePorter, Bobbi & Mike Hernacki 2003, Quantum Learning, Bandung: Kaifa.

Landsberger, Joe. Ten Tips for Test Taking

Mastono.2011.Belajar Efektif dan Efisien,dalam http://www.mastono.blogspot.com, diakses 22 April 2012.

Mu’tadin Zainul, 2002. Mengenal Cara Belajar Individu, dalam http://www.e-Psikologi.com, diakses 22 April 2012.

Syah, Muhabah.2011.Psikologi Belajar.Jakarta:PT Raja Grafindopersada.

Syah, Muhibin.2008.Psikologi Pendidikan dengan PendekatanBaru.Bandung:PT.Remaja Rosdakarya.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s