BAB I TIK SMK

 

BUKU AJAR
DASAR KOMPUTER
DAN PEMROGRAMAN
oleh :
RINTA KRIDALUKMANA, S.Kom, M.T.
Program Studi Sistem Komputer
Fakultas Teknik
Universitas Diponegoro
2009

Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan YME, karena berkat limpahan
rahmat dan kasih-Nya, buku ajar Dasar Komputer dan Pemrograman ini dapat
diselesaikan. Dalam penyusunan buku ajar ini tidak terlepas dari kendala dan hambatan,
namun berkat bimbingan dan motivasi dari semua pihak yang telah membantu maka
penulis dapat menyelesaikannya
Penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna, hal ini tidak lepas
dari keterbatasan kemampuan penulis. Untuk itu saran dan kritik yang membangun dari
pembaca sangat penulis harapkan untuk dapat meningkatkan kemampuan penulis. Akhir
kata buku ini dapat bermanfaat dan dapat memenuhi harapan sebagaimana mestinya.
Semarang, 2009
Rinta Kridalukmana, S.Kom, MT

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ……………………………………………………………………………………… i
Daftar Isi………………………………………………………………………………………………. ii
Chapter 1 – Konsep Dasar Sistem Komputer
1.1. Komputer Generasi Pertama………………………………………………. 1
1.2. Struktur Dasar dan Fungsi Komputer……………………………………… 4
Evaluasi ………………………………………………………………………… 9
Chapter 2 – Input Output Device
2.1. Pendahuluan……………………………………………………………….. 10
2.2. Perangkat Input…………………………………………………………….. 11
2.3. Perangkat Output…………………………………………………………… 15
2.4. Perangkat Input/Output Masa Depan……………………………………….. 17
Evaluasi ………………………………………………………………………….. 18
Chapter 3 – Memori
3.1. Memori……………………………………………………………………… 19
3.2. Sifat Sel Memori……………………………………………………………. 19
3.3. Karakteristik Sistem Memori……………………………………………….. 20
3.4. Hirarki Memori……………………………………………………………… 24
3.5. Memori Utama…..………………………………………………………….. 25
3.6. Cache Memori.. …………………………………………………………….. 27
Evaluasi…………………………………………………………………………… 31
Chapter 4 – Prosesor
4.1. Evolusi Prosesor……………………………………………………………… 32
4.2. Komponen Prosesor………………………………………………………….. 37
4.3. Siklus Instruksi Dasar…..……………………………………………………. 38
Evaluasi…………………………………………………………………………… 41

Chapter 5 – Sistem Operasi
5.1. Dukungan Sistem Operasi……………………………………………………43
5.2. Karakteristik Sistem Operasi…………………………………………………43
5.3. Layanan Sistem Operasi. …………………………………………………….45
5.4. Contoh Sistem Operasi……………………………………………………… 46
5.4.1. Microsoft Windows…………………………………………………. 46
5.4.2. Unix…………………………………………………………………. 51
5.4.3. Linux………………………………………………………………… 55
Evaluasi………………………………………………………………………….. 57
Chapter 6 – Pengantar Pemrograman
6.1. Program dan Pemrograman…………………………………………………. 58
6.2. Fase-fase Pemrograman…………………………………………………….. 59
6.3. Generasi Bahasa Pemrograman…………………………………………….. 61
6.4. Pemrograman Visual, Markup, dan Scripting………………………………. 66
6.5. Perbandingan Beberapa High Level Programming Language……………… 67
6.6. Belajar Pemrograman vs Belajar Bahasa Pemrograman……………………. 71
6.7. Produk vs Proses…………………………………………………………….. 71
Evaluasi…………………………………………………………………………… 72
Chapter 7 – Dasar Pemrograman
7.1. Aksi, Initial State, Final State……………………………………………….. 73
7.2. Sub Aksi, Proses, Algoritma………………………………………………… 74
7.3. Aksi Kondisional……………………………………………………………. 75
7.4. Aksi Perulangan…………………………………………………………….. 77
7.5. Struktur Kontrol…………………………………………………………….. 78
Evaluasi………………………………………………………………………….. 80
Chapter 8 – Struktur Program
8.1. Struktur Program…………………………………………………………….. 81
8.2. Penamaan Elemen Program…………………………………………………. 82

8.3. Konstanta dan Variabel……………………………………………………… 83
8.4. Type…………………………………………………………………………. 84
Evaluasi…………………………………………………………………………… 88

CHAPTER 1
KONSEP DASAR SISTEM KOMPUTER
Tujuan Instruksional :
1. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar sistem komputer dengan mengacu
pada struktur komputer mesin von neumann
2. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan struktur komputer secara umum
1.1. Komputer Generasi Pertama
Komputer generasi pertama dipergunakan kurang lebih pada tahun 1940-an dengan
memanfaatkan teknologi tabung vakum. Beberapa komputer yang dikenal saat itu adalah
ENIAC dan Mesin Von Neumann.
Eniac
ENIAC singkatan dari Electronic Numerical Integrator and Computer, yang dirancang
dan dibuat di bawah pengawasan John Mauchly dan John Presper, merupakan komputer
digital elektronik untuk kebutuhan umum pertama di dunia.
Dengan berat 30 ton, volume 15.000 kaki persegi, berisi 18.000 tabung vakum dan daya
listrik 140 kilowatt, ENIAC mampu melakukan 5000 operasi penambahan per detik.
Mesin von Neumann
Tahun 1946, von Neumann dan rekan-rekannya mulai melakukan perancangan storedprogram
komputer baru, dikenal sebagai komputer IAS. Struktur umum komputer IAS
terdiri dari :
– Memori utama, yang menyimpan baik data maupun instruksi-instruksi dalam bentuk
biner
– ALU yang memiliki kemampuan mengoperasikan data biner
– Control Unit, yang melakukan intepretasi instruksi-instruksi di dalam memori dan
menyebabkan instruksi tersebut dieksekusi
– Peralatan I/O yang dioperasikan oleh Control Unit.

Main
Memory
Program
Control
Unit
Arithmetic
Logic Unit
I/O
equipment
Gb. 1.1 Struktur Komputer IAS
Memori IAS terdiri dari 1000 lokasi penyimpan, yang disebut word, yang masing-masing
terdiri dari 40 binary digit (bit). Baik data maupun instruksi disimpan di sini. Sehingga
bilangan harus dinyatakan dalam bentuk biner, dan instruksi juga harus berupa kode
biner.
0 1
Bit tanda
39
a) Word bilangan
0 8 19 20 28 39
Op code Alamat Op code Alamat
a) Word instruksi
Gambar 1.2. Format Memori IAS
Gambar 1.2 menjelaskan format-format tersebut :
– Setiap bilangan dinyatakan oleh sebuah bit tanda dan 39 bit nilai
– Sebuah word dapat juga terdiri dari 20 bit instruksi, dengan masing-masing instruksi
terdiri dari 8-bit kode operasi (op code) yang menspesifikasikan operasi yang akan

dibentuk dan sebuah 12 bit alamat yang menandai salah satu word di dalam memori
(bilangan dari 0 hingga 999).
– Control unit mengoperasikan IAS dengan cara mengambil instruksi-instruksi dari
memori dan mengeksekusinya sekaligus.
ALU merupakan singkatan dari Arithmetic Logic Unit dan terdiri dari 4 komponen,
yaitu :
– Akumulator (AC) dan Multiplier Quotient (MQ), yang digunakan untuk menyimpan
sementara ‘ operand dan hasil operasi ALU. Misalnya, hasil perkalian dua buah bilangan
40 bit adalah sebuah bilangan 80 bit; 40 bit yang paling berarti disimpan di dalam
AC, dan 40 bit yang kurang berarti disimpan di MQ.
– Memory Buffer Register : berisi sebuah word yang akan disimpan di dalam memori
atau digunakan untuk menerima word dari memori
– Arithmetic-Logic Circuits
Sedangkan komponen yang ada di dalam control unit adalah :
– Memory Address Register (MAR): Menentukan alamat word di memori untuk dituliskan
dari MBR atau dibaca ke MBR.
– Instruction Register (IR): Berisi instruksi 8-bit op code yang akan dieksekusi.
– Instruction Buffer Register (IBR): Digunakan untuk menyimpan sementara instruksi
sebe-lah kanan word di dalam memori.
– Program Counter (PC): Berisi alamat pasangan instruksi berikutnya yang akan diambil
dari memori.
– Control Circuits
Komputer IAS memiliki 21 buah instruksi yang dikelompokkan seperti berikut ini :
– Data transfer : memindahkan data di antara memori dengan register-register ALU
atau antara dua register ALU
– Unconditional branch : biasanya control unit mengeksekusi instruksi-instruksi di
dalam urutan memori. Urutan ini dapat diubah dengan instruksi pencabangan yang
memudahkan operasi repetitif

– Conditional branch : cabang dapat diubah tergantung pada suatu persyaratan, jadi
memungkinkan titik-titik keputusan
– Arithmetic : operasi yang dibentuk oleh ALU
– Address modify : memungkinkan alamat-alamat untuk dikomputasi dalam ALU dan
kemudian disisipkan ke dalam instruksi-instruksi yang disimpan di dalam memori.
Hal ini memungkinkan fleksibilitas alamat yang tinggi pada program.
Struktur komputer IAS inilah yang menjadi dasar pengembangan komputer-komputer
pada era selanjutnya.
1.2. Struktur dan Fungsi Komputer
Komputer merupakan sistem yang kompleks; komputer kontemporer berisi jutaan
komponen elektronik elementer. Kemudian bagaimana seseorang dapat menjelaskan
komponen-komponen tersebut? Kuncinya adalah dengan mengetahui sifat hirarki sistemsistem
yang paling kompleks, termasuk komputer [SIM069].
Sebuah sistem hirarki adalah sekumpulan subsistem yang saling berkaitan, hirarki yang
satu dengan yang sebelumnya, hingga kita mencapai tingkatan yang paling rendah dari
subsistem elementer.
Sifat hirarki dari sebuah sistem yang kompleks merupakan hal yang sangat penting baik
bagi rancangannya maupun bagi deskripsinya. Pada suatu saat tertentu, perancang hanya
memerlukan kaitannya dengan tingkat tertentu daripada sistem. Pada setiap tingkatan,
sistem terdiri dari sejumlah komponen dan saling keterkaitannya. Tingkah laku pada
masing-masing tingkatan hanya tergantung pada karakterisasi sistem pada tingkat
berikutnya yang disederhanakan dan diabstraksi saja. Pada setiap tingkatan, perancang
perlu memperhatikan struktur dan fungsi [KOES78]:
• Struktur: Cara komponen-komponen saling terkait.
• Fungsi: Operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur.

Secara deskripsi, kita mempunyai dua buah pilihan: berawal dari bagian bawah dan maju
ke bagian atas, atau dimulai dari bagian atas kemudian menguraikan subbagiansubbagiannya
sistem. Berdasarkan pengalaman, pendekatan secara atas-bawah (topdown)
akan lebih jelas dan paling efektif [WEIN75].
FUNGSI
Pada dasarnya struktur dan pengfungsian komputer merupakan hal yang sederhana.
Gambar 1.1 menjelaskan fungsi-fungsi dasar dimana sebuah komputer dapat dibentuk.
Secara umum, hanya terdapat empat buah fungsi:
1. Pengolahan Data
Komputer harus dapat memproses data. Jenis data dapat bervariasi sekali, dan range
kebutuhan pengolahannyapun sangat luas sekali. Namun nanti kita akan mengetahui
bahwa hanya terdapat beberapa metode atau jenis penting daripada pengolahan data.
2. Penyimpanan Data
Di samping itu sangatlah penting bahwa komputer harus dapat menyimpan data.
Walaupun komputer hanya memproses data untuk keperluan dalam waktu yang
pendek (misalnya, data mnasuk dan diproses, dan hasilnya akan segera dikirimkan),
komputer harus dapat menyimpan secara sementara sedikitnya potongan data yang
sedang dikerjakan oleh komputer pada suatu saat. Jadi, sedikitnya terdapat fungsi
penyimpan data dalam selang waktu yang pendek. File-file data disimpan di dalam
komputer untuk dapat dicari dan diperbaharui.
3. Pemindahan Data
Komputer harus dapat meinindahkan data antara dirinya dengan dunia luar.
Lingkungan pengoperasi komputer lerdiri dari perangkat yang melayani sumber data
atau tempat tujuan data. Ketika data diterima dari atau dikirimkan ke sebuah
perangkat yang terhubung langsung dengan komputer, maka proses itu dikenal

sebagai input-output (I/O), dan perangkat tersebut dikenal sebagai peripheral. Pada
saat data dipindahkan ke jarak yang cukup jauh, atau dari remote device, proses
tersebut dikenal sebagai komunikasi data.
4. Kontrol
Harus terdapat kontrol bagi ketiga fungsi di atas. Kontrol ini dilatih oleh individual
yang menyediakan komputer dengan instruksi-instruksi. Di dalam sistem komputer,
sebuah unit kontrol mengatur sumber daya komputer dan mengendalikan unjuk kerja
bagian-bagian fungsional dalam memberikan respons terhadap instruksi-instruksi
tersebut.
Peralatan
Pemindahan
Data
Mekanisme
Pengontrolan
Fasilitas
Penyimpanan
Data
Fasilitas
Pengolahan
Data
RUANG LINGKUP OPERASI
(Sumber & Tujuan Data)
Gambar 1.3 – Fungsi Komputer
STRUKTUR
Dalam Gambar 1.4. ditunjukkan empat struktur utama komputer, yaitu:
1. Central Processing Unit (CPU): Mengontrol operasi komputer dan membentuk
fungsi-fungsi pengolahan datanya. Seringkali CPU cukup disebut sebagai processor
(prosesor) saja.
2. Memori utama: Menyimpan data.
3. I/O: Memindahkan data antara komputer dengan lingkungan luarnya.

4. System Interconnection: Beberapa mekanisme komunikasi antara CPU, memori utama
dan I/O.
KOMPUTER
Central
Processing
Unit
Main Memory
System
Interconnection
I/O
Gambar 1.4 – Komputer : Struktur Top-Level
Adapun komponen-komponen struktur utama dari CPU adalah sebagai berikut :
• Control Unit: Mengontrol operasi CPU dan pada gilirannya mengontrol komputer.
• Arithmetic and Logic Unit (ALU): Membentuk fungsi-fungsi pengolahan data
komputer.
• Register: Sebagai penyimpan internal bagi CPU.
• CPU Interconnections: Sejumlah mekanisme komunikasi antara control unit, ALU, dan
register-register.

Memory
System
Bus
I/O
CPU
KOMPUTER
Control Unit
Arithmetic and
Logic Unit
Internal CPU
Interconnection
Register
CENTRAL
PROCESSING
UNIT
Gambar 1.5 – Central Processing Unit
Dari 4 komponen CPU, yang paling menarik adalah Control Unit. Sekarang ini terdapat
beberapa pendekatan dalam melakukan implementasi control unit, namun sejauh ini
pendekatan yang paling umum digunakan adalah implementasi microprogrammed.
Adapun struktur dari kontrol unit dapat dilihat pada Gambar 1.6
Control Unit
ALU
Internal
CPU Bus
Register
CENTRAL
PROCESSING
UNIT
Control Unit
Registers and
Decoders
Sequencing
logic
Control
Memory
CONTROL
UNIT
Gambar 1.56– Control Unit

PERTANYAAN EVALUASI
1. Apa fungsi komputer secara umum ?
2. Gambarkan struktur komputer IAS dan jelaskan fungsi dari tiap komponennya
3. Apa beda memori utama dengan register ?
4. Jelaskan fungsi dari system interconnection pada sebuah komputer.

Iklan

Satu pemikiran pada “BAB I TIK SMK

  1. Do you have a spam issue on this blog; I also am a blogger, and I was wondering your situation; we have developed some
    nice procedures and we are looking to exchange methods with others, be sure
    to shoot me an e-mail if interested.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s